Mengenai Saya

Foto saya
Bandung-Sukabumi, Jawa Barat, Indonesia
menulislah dengan hati, karena denganya kau bisa sampaikannya pada hati. Hanya ingin berbagi manfaat, semoga dapat benar-benar bermanfaat :)

Pengikut

Kamis, 08 Agustus 2013

Damai Menjemput Waktu

Mengalirlah...
seperti air yang begitu tenang dalam perjalanan alirannya
tanpa keluhkan tumpuk bebatuan dihadapannya

Berdamailah...
seperti raja siang yang dengan tulus pancarkan sinarnya
tanpa berkeluh kesah saat senja tiba tuk menggantikannya

Tenanglah...
seperti detik yang berganti menit
tanpa berkeluh kesah ia kan pergi tinggalkan rumit

Bersabarlah...
seperti rembulan malam yang menunggu giliran menggantikan senja.
tanpa mengeluhkan mentari yang sudah bergegas pula di ufuk timur sana

Bicaralah...
pada-Nya yang suguhkan cuplikan skenario baru
hingga hati mendadak bisu
karena semua ikut tergagap pilu

Yakinilah..
sang Maha Sutradara sudah mengemas skenario terindahNya
sampai akhirnya terbingkai memesona dihadapan siapa saja yang meyakini ke-Maha SutradaraanNya.


Sukabumi 090813'.

Re-Post si Seandainya dan si Mungkin

Seandainya saja..
tak ada suara yang menyapa
mungkin tak ada kata yang tanggapi cerita
hingga berubah timbulkan prasangka rasa

Seandainya saja..
tak ada rasa yang disampaikan bait
mungkin semua takkan menjadi rumit
tetapi akhirnya malah jadi tercubit, menggelumit.

Seandainya saja..
tak ada bola mata yang bertatap
mungkin tak ada tingkah yang kadang menjadi kalap
hingga tak bisa menyangkal dengan sigap

tapi,
Seandainya saja..
semua tak disandarkan pada yang meRajai Rasa
mungkin akan jauh dari taburan rahmatNya
hingga kan terus bermuram durja
karena hati terus merana tersayat derita
oleh prasangka rasa yang kadang tak benar adanya
padahal sang waktu sudah melambai dewasa

ah, Allah.. Maafkan si anak manusia...


Bandung, 25 Juli 2013

Re-post Karena Jarak

wajah semakin pucat
tubuh semakin renta
tapi jarak semakin jauh
namun tatap wajah enggan bersahabat dalam waktu dekat

padahal si merah dalam tubuh sudah mulai memberontak
seperti narapidana yang ingin keluar dari balik jeruji yang menyayat
meneriaki waktu yang tak mau berlari cepat
tapi langkah tetap tak sampai 

ingin rasanya memindahkan bangungan ini tepat dipinggir bangunan rumahmu
agar jarak selalu bersahabat
agar cinta kasihmu semakin hebat terlihat
agar hujan tak perlu lagi sampaikan pukat

hingga rindu yang teramat, tersampaikan dalam waktu cepat

kau tahu? semua ini tak cukup dengan ribuan karakter huruf yang dikirim tuk mewakilinya
ah, maafkan puterimu ini...


Bandung, 23 Juli 2013